PBSI UMRAH raih Akreditasi B

0
420

Akreditasi suatu program studi patut menjadi sorotan seluruh civitas akademika. Akreditasi merupakan cara lain untuk mengukur akuntabilitas penyelenggaraan prodi maupun institusi di sebuah universitas. Bila standarisasi yang dimiliki program studi itu baik, maka akan berpengaruh terhadap lulusan program studi tersebut. Lulusan  dengan IPK 4 pada PTN/PTS dengan akreditasi B akan dinilai berbeda dengan lulusan yang berasal dari perguruan tinggi yang masih berakreditasi C.

Selain itu, akreditasi juga digunakan sebagai standar untuk mengeluarkan ijazah. Prodi yang berakreditasi C, masih dapat mengeluarkan ijazah bagi para lulusannya. Namun, lain halnya dengan prodi yang akreditasinya tergolong NA atau tidak terakreditasi. Prodi tersebut tidak dapat mengeluarkan ijazah.

Penilaian akreditasi prodi didasarkan pada 7 standar penilaian yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasinal Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan masa belaku lima tahun. Oleh sebab itu, setiap lima tahun BAN-PT mewajibkan setiap program studi untuk melakukan reakreditasi agar kualitas sebuah program studi dapat dievaluasi secara berkala.

Hal inilah yang dilakukan oleh prodi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia (PBSI) yang berada di bawah naungan fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji. Progam studi ini berhasil menaikkan peringkat akreditasinya menjadi B setelah lima tahun menyandang akreditasi C. Hal ini berdasarkan penetapan SK No. 0090/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2016 yang dikeluarkan BAN-PT pada bulan Februari 2016 lalu.

Seluruh civitas akademika UMRAH khususnya program studi PBSI patut berbangga. Kerja sama seluruh civitas akademika program studi PBSI dalam berbenah diri dinilai cukup bagus dan layak untuk diacungkan jempol. Hal ini juga tidak terlepas dari bantuan dan dukungan dari Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Dr. H. Abdul Malik, M.Pd. Selama ini, beliau  dengan sangat bersahabat selalu memberi semangat dan mengajak seluruh civitas kampus untuk aktif dalam membangun suasana akademik di lingkungan kampus dengan tidak mengenyampingkan kedisiplinan yang selalu beliau terapkan. Dalam perbincangan singkat disela-sela kesibukan beliau, Dr. H. Abdul Malik, M.Pd. mengaku turut bahagia atas berubahnya status akreditasi PBSI saat ini. Beliau juga mengucapkan terima kasih yang amat dalam kepada seluruh staf, dosen, tim akreditasi, mahasiswa, alumni, dan orang-orang yang telah ikut bekerjasama dalam upaya kenaikan akreditasi ini.

Di lain kesempatan, Ketua Tim Akreditasi, Harry Andheska, M.Pd. di ruang dosen (12/4), mengatakan “Naiknya peringkat akreditasi program studi PBSI ini merupakan bentuk kepedulian seluruh keluarga besar UMRAH akan mutu dan kualitas”. Keberhasilan ini tidak terlepas dari seleruh elemen penunjang yang ada di progam studi PBSI pada khususnya dan UMRAH umumnya yang mampu bekerja sama dan berkolaborasi dengan baik untuk mencapai target yang telah ditetapkan. “Ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya saya haturkan kepada seluruh tim penyusun borang akreditasi, dosen, karyawan, mahasiswa, serta alumni yang telah berkomitmen untuk menyukseskan reakreditasi program studi PBSI ini”, lanjut Harry.

Program studi PBSI layak memperoleh peringkat B karena selain merupakan program studi senior di FKIP, program studi ini juga sudah mempunyai beberapa orang dosen dengan kualifikasi S3. Selain itu, proses akademik juga sudah berjalan dengan baik walaupun masih terdapat beberapa kekurangan. Mahasiswa PBSI juga sudah mampu mengukir prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional dalam berbagai bidang perlombaan.

“Ke depannya, kita sudah menetapkan target akan memperoleh akreditasi dengan peringkat A,” harap Harry. Program studi PBSI terlihat terus berbenah diri dengan meningkatkan mutu SDM, pelayanan akademik, kegiatan kemahasiswaan, serta menambah sarana dan prasarana yang meunjang kelancaran proses akademik. Dengan berubahnya status akreditasi program studi PBSI menjadi B ini diharapkan dapat menjadi ujung tombak perubahan bagi FKIP dan UMRAH pada umumnya agar ke depannya menjadi lebih berkualitas.(Tessa Dwi Leoni,M.Pd./Dosen FKIP UMRAH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here